Islam Nusantara Agenda Barat Untuk Memecah Belah Kaum Muslim

0
454
Islam Nusantara Untuk Memecah belah Umat Islam

ISLAM NUSANTARA MERUPAKAN AGENDA BARAT UNTUK MEMECAH BELAH KAUM MUSLIMIN.

Para ulama se-Jawa Barat mengadakan kegiatan Dirasah Syar’iyyah dengan bertemakan mengupas tuntas gagasan Islam Nusantara di Bandung (4/08/2019).

Menanggapi maraknya isu terkait Islam Nusantar (Isnus) yang terjadi akhir akhir ini. Materi pertama dipaparkan oleh Ust. Irfan Abu Naveed, M.Pd.I berkaitan tentang ISNUS. Beliau menjelaskan beberapa fakta terkait ISNUS, yaitu : ISNUS menuduh islam Arab dengan “arabic spring” nya sebagai pencoreng wajah Islam yang ramah, dan ISNUS diklaim sebagai bentuk pengejawantahan Islam Rahmatan Lilalamin.

Diakhir paparannya beliau menyampaikan bahwa ISNUS merupakan agenda barat untuk memecah belah kaum muslimin, khususnya di Indonesia.

“Islam Nusantara, sejarahnya tidak bisa dilepaskan dari proyek WOT (war on terrorism), semenjak kejadian september. Muncul istilah istilah yang dimunculkan orang kuffar, ada islam Fundamental dan Liberal. Muncul islam Moderat vs Radikal, baru baru ini dimunculkan Islam Nusantara, yang dibenturkan Islam Transnasional, atau kelompok Islam yang membawa “Ajaran Arab”.

“ISNUS mengkotak-kotakan kaum muslim, ini sejalan dengan devide et empira (Strategi pecah belah) yang dilakukan oleh Belanda dengan membenturkan Islam dengan Kaum Tradisionalis.”

Pembicara selanjutnya ialah KH. Ali Bayanullah (Pimpinan Ponpes Darul Bayan Sumedang). Beliau menjelaskan terkait ide ISNUS sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Bahkan kebencian terhadap bangsa Arab sudah pernah dilakukan oleh PKI terhadap kaum muslimin pada saat itu.

Beliau menambahkan bahwa untuk meruntuhnya khilafah turki utsmani dahulu yaitu dengan memunculkan sentimen antara bangsa Arab dan Turki.

Diakhir pemaparannya beliau menjelaskan bahwa para agen ISNUS akan terus berusaha menjauhkan umat agar tidak bersatu dalam satu panji persatuan dan satu institusi Islam. [Molemcommunity.org]